Saturday, May 3, 2014

STAINLESS STEEL 304, 316, 201, 430, 220, 210

Filled under:

stainless steel 304 316 430 201 210 220
Grade stainless steel ada banyak. Apakah perbedaan dari angka-angka grade stainless steel tersebut? Seperti yang kita sering dengar, ada
 dan lainnya, belum lagi ada angka-angka yang mewakili kualitas stainless steel seperti 18/8, 18/10, 18/0 dan lain sebagainya.
Mari kita bahas satu persatu agar lebih memahami mengenai stainless steel grade. Kata “grade” dari stainless steel ini mengacu kepada kualitas, ketahanan dan kerentanan terhadap suhu. Sedangkan angka 18/8, 18/10 dan lain sebagainya merupakan angka dari komposisi stainless steel dan mengacu kepada jumlah kromium dan nikel yang terkadung dalam stainless steel tersebut.

Angka 18/8 dan 18/10 adalah yang paling umum mewakili stainless steel grade dan merupakan jenis yang food grade, digunakan untuk dijadikan bahan-bahan atau peralatan maupun perlengkapan yang nantinya akan ada kontak langsung dengan makanan, minuman dan lainnya. . Stainless steel  grade 304 dan 304 ini merupakan bagian dari seri stainless steel 300. Angka 18/8 pada grade stainless steel berarti kandungan kromiumnya sebesar 18%  dan kandungan nikelnya sebesar 8%. Jenis 304 grade stainless steel juga terdiri dari tidak lebih dari 0,8% karbon dan setidaknya 50% besi. Kromium membantu mengikat oksigen ke permukaan produk dan melindungi besi dari proses oksidasi  atau yang sering kita kenal dengan karatan. Adanya kandungan Nikel pada stainless steel juga meningkatkan ketahanan dalam menghadapi korosi. Karenanya, semakin tinggi kandungan nikel, stainless steel akan lebih tahan terhadap ancaman korosi.

Kualitas 18/0 – Berarti jumlah nikelnya hanya 0,75% dan hampir terabaikan atau tidak memberi pengaruh yang banyak karena itu ketahanan terhadap korosinya kurang, berbeda dengan yang 18/8 dan 18/10. 18/0 ini sering dikenal sebagai Type 430 (monel) dan merupakan bagian dari seri 400 dan mengandung magnet. Sedangkan seri 300 tidak mengandung magnet dan kualitasnya jauh lebih baik.

Lalu bagaimana dengan stainless steel grade seri 200? Mungkin kita pernah menemui wadah makanan stainless steel wadah makanan yang terbuat dari seri 200 ini (biasanya 201).  Harga yang ditawarkan biasanya lebih murah daripada yang stainless steel grade 304. Meskipun makanan aman, namun mereka tidak tahan terhadap korosi dan kualitas tidak setinggi yang berjenis 304.
Cobalah lihat sendok dan garpu saat kita makan, kebanyakan kedua peralatan makan tersebut terbuat dari bahan stainless steel. Dalam hal ukuran berat, Sebenarnya tak ada perbedaan antara yang 18/8 dan 18/10. Perbedaannya hanya  di  tambahan nikelnya saja.  Untuk yang 18/10 dimana nikelnya lebih banyak makan akan lebih kuat dan tidak gampang bengkok. Nikel juga membuat stainless steel terlihat lebih bersinar alias kinclong :-D

Bagaimana dengan perlengkapan dapur dari stainless steel?

Stainless steel merupakan alternatif dari pemakaian teflon yang berlapis aluminium. Coba perhatikan saat anda akan memasak mie instant (contoh yang simple), panci apakah yang anda gunakan? Dari aluminium kah atau stainless steel? Aluminium memang konduktor yang baik dalam menghantar panas, namum sebaiknya aluminium tidak berinteraksi secara langsung dengan makanan ataupun minuman yang akan dikonsumsi, karena dengan suhu yang tinggi, zat-zat logam dalam aluminium akan terpapar, membuat makanan yang dimasak menjadi terkontaminasi dan mengandung limbah logam berbahaya. Karena itu lebih baik memilih panci atau peralatan masak yang terbuat dari stainless steel. Stainless steel memang tidak menghantarkan panas sebaik aluminium, karena biasanya peralatan masak seperti contohnya panci, didalamnya aluminium dan dilapisi lagi dengan stainless steel, sehingga makanan yang dimasak menjadi aman karena tidak bersentuhan langsung dengan aluminium, namun tetap menghantarkan panas dengan baik. Untuk pilihan stainless steel yang foodgrade, pilihah yang terbuat dari bahan stainless steel grade 304

Apakah stainless steel benar-benar aman?

Tentu saja, tak perlu ragu untuk menggunakan bahan dari stainless steel, stainless steel sangat kuat, untuk yang berkualitas bagus dilihat dari masing-masing stainless steel grade nya dan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Kalau untuk bersentuhan dengan makanan-minuman serta dipakai anak-anak dan bayi, pilihlah yang berjenis food grade 304. Di pasaran banyak sekali terdapat botol susu, kotak bekal, piring, utensils yang terbuat dari stainless steel grade 304 ini. Bahkan industri-industri rata-rata menggunakan stainless steel karena memang awet, tahan lama, steril, mudah dibersihkan, tidak mudah terkontaminasi dan mencegah korosi. Banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dari stainless steel ini.
Untuk material yang aman sebaiknya pilih yang terbuat dari stainless steel, kaca, kayu, keramik dan bambu karena bahan-bahan tersebut termasuk yang paling aman dan bebas limbah berbahaya.
Sekian penjelasan mengenai stainless steel grade dari kami ^_^, semoga menambah pengetahuan anda-anda semua. Have a nice day.
www.supplierstainlesssteel.com , www.bajanusantara.com , www.banus.indonetwork.co.id , www.jualstainlesssteel.web.id

6 komentar:

  1. Ok.maksih.trs gmn cara membedakan antara 304 dan yg tdk aman untuk peralatan makanan dan minuman.

    ReplyDelete
  2. Ok.maksih.trs gmn cara membedakan antara 304 dan yg tdk aman untuk peralatan makanan dan minuman.

    ReplyDelete
  3. Terimakasih informasinya,, kalau bisa di perjelas juga mana yang urutan yang lebih baik sesuai kebutuhan..

    ReplyDelete
  4. Sy Bru beli teko masak air Stainless stell tapi kenapa rasa airnya agak pahit.apakah memang begitu bisa merusak rasa atau jenis Stainlessnya jah yg jlek atau apa ya

    ReplyDelete