Thursday, April 3, 2014

Stainless Steel 304 untuk Industri Makanan dan Minuman

Filled under:

Stainless Steel 304 untuk Industri Makanan dan Minuman
Baja Tahan Karat
Stainless steel adalah logam dengan kandungan 10,5% Kromium yang ampuh hindari proses pengkaratan dan anti noda. Jadi tidak heran bila baja jenis ini disebut pula baja tahan karat. Baja anti karat dan anti noda ini memang sering digunakan sebagai stainless rumah tangga ataupun untuk keperluan industri. Selain tahan karat dan noda, logam ini juga unggul karena sifat-sifat fisiknya yang kuat, bukan konduktor listrik atau panas yang baik, tetapi mudah sekali dibentuk atau dibengkokkan. Oleh karena itulah, tidak sedikit benda atau mesin dibuat dari ragam stainless steel contohnya alat pengolah makanan, alat-alat makan, dan sebagainya.
Alat pengolah makanan dari stainless steel memang sangat dibutuhkan. Kegunaannya pun menjadi cukup penting dan mendesak bagi industri makanan dan minuman. Alat pengolah makanan yang tahan karat tentu saja diperlukan supaya kualitas makanan dan minuman yang diolah tetap terjaga dan tetap aman untuk kesehatan. Selain itu bahan ini juga memiliki sifat protektif dan sifat mekanik yang cukup positif secara keseluruhan. Sifat protektif stainless didapati dari mampunya bahan ini menghindari kontaminasi kimia baja terhadap produk makanan dan minuman yang diolah. Adapun sifat mekanik stainless berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan baja tahan karat ini dengan abrasi.
Pada akhirnya penggunaan bahan stainless ini membuka peluang bisnis baru yang cukup menjanjikan. Peluang pasar cukup besar. Jadi tidak heran bila akhir-akhir ini banyak pengusaha mencoba bisnis jual stainless steel. Besarnya permintaan pasar akan stainless steeljakarta untuk industri juga menjadi salah satu alasan mengapa supplier stainless steel terus bertambah dan berkembang akhir-akhir ini.

Stainless Industri
Stainless untuk industri banyak digunakan di industri pengolahan buah, industri susu, dan beberapa industri yang lain. Bahan stainless memang lebih baik dan lebih aman dipilih untuk menghasilkan kualitas produk yang baik. Pada industri pengolahan buah misalnya, sering digunakan mesin foodgrade stainless seperti mesin Vacuum Frying atau mesin penggoreng vakum dan mesin Spinner atau mesin peniris minyak serta mesin yang berhubngan langsung dengan pengolahan makanan dan minuman. Tipe yang dipakai pada mesin biasanya tipe stainless 304 yang tahan dengan panas rendah atau kurang dari 100oC. Jika sekiranya proses produksi industri membutuhkan panas dengan suhu yang lebih tinggi, biasanya tipe yang dipakai adalah tipe stainless 316.
Memang di pasaran telah tersedia aneka macam stainless steel. Ada pula stainless 220, stainless 430, dan stainless lainnya yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Di industri susu sendiri baja tahan karat ini hampir menjadi komponen yang mendominasi seluruh mesin yang ada. Dominasi baja tahan karat tersebut bisa dilihat mulai dari proses pengambilan susu dari perternakan hingga proses pengolahannya menjadi produk jadi.
Susu dari peternakan dikirim melalui jalur pipa untuk disalurkan ke tangki stainless yang dingin. Umumnya tangki yang digunakan menggunakan tipe stainless 304. Penggunaan bahan stainless pun terlihat pada perpipaan, pompa, pasteurizing plate heat exchanger, sistem pembersih, boiler stainless, dan lainnya. Penggunaan bahan stainless steel juga didapati pada industri kue, industri agro, dan industri pengolahan daging.
Produk stainless steel sudah jelas memiliki manfaat yang luar biasa pada produksi makanan dan minuman. Produk-produk stainless sebenarnya banyak juga diaplikasikan dalam bentuk lain misalnya pada peralatan dapur stainless, bak stainless, dekorasi stainless, pagar stainless, dan masih banyak lagi. Apapun kegunaannya pastikan Anda memilih grade stainless yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga bermanfaat.

stainless steel 304 food grade

0 komentar:

Post a Comment